Shopping Cart Details


Order Details Amount
GRAND TOTAL:

Please choose a checkout option.
No personal data required.

Send in Orders

It's Quick & Easy! Details here will not be published.

Please include messages to us here.

Terlengkap!! Penyebab Keputihan Gatal


penyebab keputihan gatal

Keputihan gatal - Pernahkah anda mengalami rasa gatal pada vagina anda? Memang kadang miss v itu terasa gatal. Apalagi pada saat kepitihan atau menstruasi. Gatal yang terjadi pada vagina adalah salah satu gejala yang membuat tidak nyaman dan kadang-kadang menyakitkan.  Masalah gatal pada vagina ini sering kali dipicu kareana masalah infeksi, iritasi atau menopouse. Hal Ini juga dapat terjadi sebagai akibat gangguan kulit tertentu atau penyakit menular seksual (PMS). Dalam beberapa kasus gatal pada vagina ini disebabkan karena stress atau kanker vulva.

Dan bila gejala ini terus berlanjut. Misal rasa gatal tersebut semakin menjadi. Atau bisa juga setiap hari merasa gatal dibagian miss v anda. Sebaiknya anda datang ke dokter. Agar tidak ada penyakit yang lain yang tidak diinginkan.

Memang sering kali rasa gatal ini terjadi ketika wanita sedang mengalami keputihan. Mungkin karena dalam cairan keputihan tersebut ada suatu bakteri yang ikut keluar bersamanya. Sehingga menyebabkan keputihan itu menjadi gatal. Walaupun pada dasarnya, mengalami kondisi keputihan memang wajar. Namun bila keputihan tersebut disertai rasa gatal yang berlebih. Anda harus segera mengeceknya.
Sebenarnya apa saja yang menyebabkan rasa gatal pada bagian Miss V itu?

Berikut merupakan beberapa faktor yang mempengaruhi gatal pada vagina :
1. Bakteri
Sebenarnya bakteri yang ada di dalam vagina memang wajar. Karena dalam vagina tersebut ada bakteri yang sehat. Tetapi bakteri yang salah tumbuh di sana dapat menyebabkan infeksi. Selain gatal, gejala lain yang datang dengan vaginosis bakteri adalah peradangan, rasa terbakar, cairan, dan memiliki bau amis.

2. Penyakit menular seksual (STD).
Chlamydia, herpes genital, kutil kelamin, trikomoniasis, dan gonore semuanya dapat menyebabkan gatal / iritasi vagina dan vulvat serta gejala lainnya. Semua jenis masalah diatas itu dapat disebabkan karena hubungan seks. Mungkin pasangan anda juga memiliki masalah tersebut. Sehingga ketika melakukan hubungan seks. Anda juga bisa terinfeksi masalah tersebut.
3. Infeksi ragi (kandidiasis vagina).

Sekitar tiga dari setiap empat wanita akan mengembangkan infeksi ragi dalam hidup mereka. Infeksi ragi terjadi ketika ragi, candida, tumbuh berlebihan di vagina dan vulva. Selain itu kehamilan, hubungan seksual, antibiotik, dan sistem kekebalan yang lemah semua dapat membuat wanita lebih mungkin untuk mendapatkan infeksi ragi. Selain gatal dan iritasi, infeksi ragi akan menghasilkan keputihan yang tebal, putih, dan berbau amis. Dan hal ini memang sangat menganggu bagi seorang wanita. Untuk itu anda perlu merawat vagina anda.

4. Menstruasi.
Turunnya produksi estrogen yang terjadi pada akhir tahun reproduksi seorang wanita dapat menyebabkan dinding vagina menjadi tipis dan mengering. Ini dapat menyebabkan gatal dan iritasi. Penipisan dinding vagina juga menjadi masalah pada beberapa wanita yang menyusui. Memang hal ini sering sekali dialami oleh para wanita yang sedang mentruasi. Akan tetapi jika vagina anda merasa gatal. Jangan anda menggaruknya. Karena akan berakibat fatal.

5. Iritan kimia.
Sejumlah zat kimia, termasuk krim, douche, kondom, busa kontrasepsi, deterjen, sabun, kertas toilet wangi, dan pelembut pakaian dapat mengiritasi vagina dan vulva. Unutk itu, anda harus selalu memperhatikan pemakaian pakaian dalam, atau pemakain alat-alat seks dan juga obat-obat kecantika. Anda harus memilih produk kecantikan yang sudah terjamin kualitasnya. Seperti Parfum Miss V dari Aludra Skin Care. Produk ini sudah terjamin keamnannya. Produk ini juag telah lulus uji kesehatan di BPOM. Anda bisa melihat informasi di Parfum Miss V Aludra Skin Care.

6. Lichen sclerosis.
 Ini adalah kondisi langka yang menyebabkan bercak putih tipis terbentuk pada kulit, terutama di sekitar vulva. Tambalan dapat secara permanen menutup area vagina. Wanita pascamenopause kemungkinan besar mengembangkan kondisi ini. namun bagi anda para wanita yang masih muda. Anda harus selalu menjaga kesehatan dan kebersihan vagina anda. Sehingga anda tidak akan mengalami masalah seperti ini dikemudian hari.


Banyak pula penyebab keputihan yang berasal dari kebersihan wanita itu sendiri. Dengan kata lain, wanita itu tidak menjaga kebersihan organ intimnya. Berikut ini adalah kebiasaan buruk dari wanita yang menyebabkan dampak buruk untuk kesehatan. Simak penjelasan berikut ini :

a. Jarang mengganti celana dalam
Apabila hal itu terjadi, maka dapat menyebabkan keputihan pada wanita yang berlebihan. Maksudnya keputihan yang terjdi mempunyai banyak dampak negatif. Salah satunya adalah keputihan yang terjadi menyebabkan bau yang tidak sedap. Hal tersebut terjadi karena celana dalam yang digunakan jarang diganti.

b. Jarang mengganti pembalut saat haid
Haid adalah periode yang terjadi setiap sebulan dan hanya terjadi pada wanita. Saat haid pastinya semua wanita menggunakan pembalut. Nah.. hal tersebut yang menyebabkan miss V bau dan gatal. Karena seharusnya saat haid, pembalut diganti setiap 4 jam sekali agar tidak terlalu banyak menampung dan tentunya agar tidak menyebabkan miss v gatal.

Nah.. hal diatas yang menyebabkan miss V gatal, berbau dan tidak nyaman. Hal tersebut juga menjadi dampak terjadinya keputihan yang gatal dan keputihan yang keluar berlebihan serta berbau. Jika hal itu terus terjadi, sebaiknya diperiksa ke dokter agar tidak berkelanjutan.
Dan sekali lagi ketika anda merasakan gatal pada vagina anda. Sebaiknya anda jangan langsung menggaruknya. Hal ini dapat membahayakan vagina anda. Dengan menggaruk vagina, anda akan mengalami masalah baru seperti iritasi pada vagia. Atau bakteri tersebut malah justru semakin menyebar.

Pemesanan Hubungi :
  

0852-3610-0050
Respon Cepat

aludra skincare

No comments yet. Add your comments now!

Post a Comment


 


Info Section Text