Shopping Cart Details


Order Details Amount
GRAND TOTAL:

Please choose a checkout option.
No personal data required.

Send in Orders

It's Quick & Easy! Details here will not be published.

Please include messages to us here.

Ini Dia Penyebab Keputihan Gatal yang Wanita Harus Ketahui


penyebab keputihan gatal, aludraskincare.com

Penyebab Keputihan Gatal - Keputihan adalah campuran cairan, sel, dan bakteri yang melumasi dan melindungi vagina. Campuran ini terus diproduksi oleh sel-sel vagina dan leher rahim dan keluar dari tubuh melalui lubang vagina. Komposisi, jumlah dan kualitas debit bervariasi antara individu maupun melalui berbagai tahap perkembangan seksual dan reproduksi. Keputihan normal mungkin memiliki konsistensi yang tipis, berair, atau konsistensi yang tebal dan lengket serta dapat berwarna jernih atau putih. Keputihan normal mungkin besar dalam volume tetapi biasanya tidak memiliki bau yang kuat, atau biasanya berhubungan dengan gatal atau nyeri.

Disamping keputihan merupakan hal yang normal bagi wanita, ada juga keputihan yang tidak normal. Keputihan yang tidak normal ini dapat disebabkan oleh beberapa faktor. Keputihan yang tidak normal biasanya memiliki tekstur yang pekat, kental dan mempunyai warna yang berbeda dengan keputihan normal. Keputihan tidak normal biasanya berwarna kuning, hijau atau coklat. Dan juga memiliki bau yang sangat menyengat, bisa amis ataupun busuk.



Keputihan tidak normal dapat terjadi pada sejumlah kondisi, termasuk infeksi dan ketidakseimbangan dalam pH vagina. Keputihan yang tidak normal mungkin juga tidak diketahui penyebabnya. Mendiagnosis penyebab keputihan tidak normal bisa sulit, meskipun tes kalium hidroksida atau analisis pH vagina dapat digunakan untuk mendiagnosis apakah keputihan tersebut normal atau tidak. Ketika keputihan tidak normal terjadi dengan rasa panas, iritasi, atau gatal pada vulva, itu bisa disebut vaginitis.

Ada beberapa penyebab keputihan secara tidak normal :

  1. Infeksi bakteri vaginosis
    Vaginosis bakterial adalah infeksi vagina yang disebabkan oleh bakteri anaerobik yang tidak seimbang. Vagina memiliki dua bakteri, bakteri baik yang disebut lactobacilli, bakteri jahat yang disebut anaerob. Ketika bakteri vaginosis mulai terjadi dan adanya peningkatan bakteri anaerob yang dapat menyebabkan keputihan menjadi kental, bau dan amis. Meskipun terkadang infeksi ini tidak menunjukkan beberapa gejala.
  2. Trichomoniasis
    Infeksi trikomoniasis disebabkan oleh protozoa (organisme bersel satu) dan menyebabkan keputihan kuning, hijau, dan bau. Trikomoniasis adalah infeksi menular seksual (IMS) yang paling sering menyebar melalui seks vaginal, oral, atau anal.  Itu juga bisa menyebar melalui sentuhan kelamin. Orang yang terinfeksi dapat menyebarkan penyakit bahkan ketika gejala tidak hadir. Diagnosa adalah dengan menemukan parasit dalam cairan vagina menggunakan mikroskop, membiakkan vagina atau urine, atau menguji DNA parasit. Jika ada infeksi menular seksual lainnya harus diuji.
  3. Infeksi jamur
    Infeksi ini adalah infeksi jamur yang menyebabkan keputihan putih, seperti keju lunak, tetapi juga menyebabkan gatal, sensasi panas dan rasa panas. Adanya jamur memang hal yang normal, akan tetapi jika terlalu berlebihan dan perkembangnnya sudah tidak terkendali akan menyebabkan infeksi jamur. Beberapa hal yang dapat menyebabkan infeksi jamur seperti, stres, diabetes, penggunaan obat kontrasepsi, kehamilan dan antibiotik.
  4. Gonore dan klamidia
    Keduanya adalah penyakit menular seksual. Salah satu gejala yang disebabkan oleh penyakit ini adalah kuning keputihan, kehijauan dan tebal.
  5. Penyakit radang panggul
    Infeksi ini ditularkan melalui kontak seksual. Bakteri menyebar di vagina ke organ reproduksi, menghasilkan keputihan yang kuat, dan berbau busuk.
  6. Human Papillomavirus (HPV) atau kanker serviks
    Penyakit ini juga disebabkan oleh infeksi, biasanya juga menyebar melalui kontak seksual, yang memicu terjadinya kanker rahim. Gejalanya bisa berwarna keputihan dan berbau tidak sedap, kadang disertai pendarahan.
Keputihan yang tidak normal akan mengakibatkan rasa gatal di area kewanitaan. Keputihan dan gatal adalah masalah paling umum di vagina. Keluar dari cairan yang dikenal sebagai keputihan adalah hal yang alami. Namun, anda perlu berhati-hati karena ada beberapa keputihan yang merupakan fitur infeksi. Keputihan yang abnormal akan berwarna kuning atau hijau, tekstur tebal tidak cair, dan memiliki bau tak sedap, ini disebabkan oleh infeksi dan jamur. Gatal didaerah kewanitaan, bisa jadi karena gejala infeksi, iritasi terhadap sesuatu, menopouse dan beberapa penyebab lainnya. Gatal juga dapat diindikasikan sebagai gangguan kulit atau bahkan penyakit menular seksual( IMS ). 567 5

Ada beberapa penyebab keputihan gatal, yaitu :

  1. Iritasi
    Vagina yang gatal dapat memicu reaksi alergi sehingga gatal muncul di seluruh bagian, termasuk pada vagina. Iritasi juga bisa disebabkan karena pemakaian produk kecantikan dan beberapa bahan lainnya seperti sabun, deterjen, krim, salep, pelembut, tisu toliet beraroma dan sebagainya. Apalagi juka kulit disekitar daerah kemaluan merupakan kulit sensitif, akan mudah sekali terkena iritasi.
  2. Penyakit kulit
    Beberapa penyakit kulit seperti eksim dan psoriasis dapat menyebabkan gatal dan kemerahan di daerah genital. Eksim adalah kondisi di mana bercak-bercak kulit menjadi meradang, gatal, merah, pecah-pecah, dan kasar. Melepuh kadang-kadang bisa terjadi. Ruamnya gatal, kemerahan dan bersisik. Masalah kulit ini bisa menyebar ke vagina. Sedangkan Psoriasis adalah penyakit autoimun yang bertahan lama yang ditandai dengan bercak-bercak kulit yang tidak normal. Patch kulit ini biasanya berwarna merah, gatal, dan bersisik. Psoriasis bervariasi dalam keparahan dari kecil, patch lokal untuk melengkapi cakupan tubuh, kadang-kadang ditemukan juga di vagina.
  3. Menopause
    Wanita yang sudah dalam masa menopause biasanya juga mengalami rasa gatal pada vagina. Gatal disebabkan oleh penurunan kadar estrogen, ini memicu penipisan mukosa yang akan  menyebabkan kekeringan pada vagina. Kekeringan ini menyebabkan gatal dan iritasi, jika Anda tidak segera merawatnya.
  4. Stres
    Stres dapat menyebabkan gatal dan iritasi pada vagina, bisa jadi stres fisik maupun emosional. Karena bila seseorang mengalami stres, kekebalan tubuh seseorang akan melemah, sehingga rentan atau mudah terjangkit infeksi yang dapat meyebabkan gatal pada vagina.
Itu merupakan penyebab rasa gatal ketika keputihan, demi keamanan daerah kewanitaan anda sebaiknya anda menjaga kebersihan daerah kewanitaan dengan baik.
Pemesanan Hubungi :
   

0823-3610-0050
Respon Cepat

penyebab keputihan gatal, 0852-3610-0070

No comments yet. Add your comments now!

Post a Comment


 


Info Section Text